WhatsApp Icon

BIMTEK SIMBA Tingkatkan Kualitas SDM BAZNAS Pamekasan

31/05/2024  |  Penulis: IRFAN

Bagikan:URL telah tercopy
BIMTEK SIMBA Tingkatkan Kualitas SDM BAZNAS Pamekasan

Dokumentasi BAZNAS #Baznasjatim#BaznasPamekasan#JatimBangkit#PamekasanPeduliyatim

Pamekasan, 29 Mei 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pamekasan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pelaporan zakat melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Acara yang dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Dwindayatie, SE, dan Robby Cahyadi, digelar di Sekretariat Kantor BAZNAS Pamekasan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pamekasan, Abdul Wahab, SH, menjelaskan bahwa tujuan utama dari bimtek ini adalah meningkatkan kemampuan SDM, terutama dalam penerapan sistem pelaporan menggunakan SIMBA. "Melalui pelatihan ini, kami berharap BAZNAS Pamekasan dapat melaksanakan proses pelaporan dengan efektif dan tidak tertinggal," ujarnya.

Dwindayatie, SE, yang bertindak sebagai pemateri dari BAZNAS Jawa Timur, menyoroti pentingnya pemahaman terhadap tata kelola organisasi yang mengelola zakat. Dia menjelaskan bahwa tata kelola ini mencakup beberapa aspek kunci seperti penganggaran, penerimaan dana, penyimpanan, pengeluaran, pembukuan, serta pengendalian dan evaluasi.

Penganggaran adalah proses perencanaan penggunaan dana zakat, termasuk alokasi untuk program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Sementara penerimaan dana melibatkan proses penerimaan dana zakat dari muzaki baik secara langsung maupun melalui berbagai saluran pembayaran yang tersedia. Penyimpanan merupakan langkah-langkah untuk menjaga dan mengelola dana zakat dengan aman, termasuk dalam rekening bank atau bentuk penyimpanan lainnya.

Pengeluaran adalah proses penggunaan dana zakat untuk mendukung program, proyek, atau kegiatan yang telah direncanakan. Pembukuan melibatkan pencatatan rinci tentang penerimaan, pengeluaran, dan saldo dana zakat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang baik. Sedangkan pengendalian dan evaluasi adalah proses pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan program dan penggunaan dana zakat untuk memastikan efisiensi, efektivitas, dan kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan." Ujarnya"

Dwindayatie menegaskan bahwa semua aspek tersebut dapat dijalankan melalui penggunaan aplikasi SIMBA. Namun, dia juga menekankan pentingnya kemauan untuk belajar dan bekerja dengan serius agar penggunaan SIMBA dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti SIMBA bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan alat yang harus didukung dengan komitmen dan semangat untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan. "Pungkasnya.

Robby Cahyadi menjelaskan bahwa SIMBA merupakan upaya untuk keterampilan operator zakat di seluruh Indonesia. SIMBA telah dilengkapi dengan fitur-fitur baru seperti pembuatan laporan keuangan, input laporan zakat secara langsung, input foto mustahik, kampanye program zakat, dan role pimpinan dan amil pelaksana fitur lainnya yang disesuaikan dengan bidangnya masing-masing. Penambahan ini bertujuan meningkatkan layanan zakat kepada mustahik dan muzaki," paparnya.

Pelatihan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh staf dan pimpinan BAZNAS Kabupaten Pamekasan. Harapannya, bimtek ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat oleh BAZNAS Pamekasan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (Irfan/baznasnews)

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pamekasan.

Lihat Daftar Rekening →